Kini Giliran Menteri Pertanian Lebanon Protes Agresi Saudi ke Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i111064-kini_giliran_menteri_pertanian_lebanon_protes_agresi_saudi_ke_yaman
Setelah sebelumnya Menteri Informasi Lebanon terpaksa mengundurkan diri karena mengecam perang Yaman, kini giliran Menteri Pertanian Lebanon yang memprotes agresi militer ke Yaman, dan menuntut segera dihentikan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 15, 2021 10:40 Asia/Jakarta
  • Menteri Pertanian Lebanon Abbas Al Hajj Hassan
    Menteri Pertanian Lebanon Abbas Al Hajj Hassan

Setelah sebelumnya Menteri Informasi Lebanon terpaksa mengundurkan diri karena mengecam perang Yaman, kini giliran Menteri Pertanian Lebanon yang memprotes agresi militer ke Yaman, dan menuntut segera dihentikan.

Gara-gara memprotes perang Yaman, George Kordahi, mantan Menteri Informasi Lebanon mendapatkan tekanan hebat dan akhirnya mundur, namun sekarang langkahnya diikuti Menteri Lebanon yang lain.
 
Abbas Al Hajj Hassan, Menteri Pertanian Lebanon, Selasa (14/12/2021) dalam sebuah wawancara televisi mengatakan, perang Yaman harus dihentikan karena telah menewaskan, menelantarkan dan menyebabkan kelaparan ratusan ribu orang.
 
Ia menuturkan, "Terlepas dari apa yang menyebabkan perang Yaman pecah, dan siapa yang ingin menang, perang ini harus dihentikan. Ini adalah perang terbesar yang harus diakhiri hari ini. Tidak mungkin ada orang yang ingin perang berlanjut saat menyaksikan ratusan ribu orang tewas, terlantar, kelaparan, dan ratusan ribu lain mencari harapan, dan tidak menemukannya. Perang ini harus berakhir."
 
Pada 3 Desember 2021 lalu, statemen mantan Menteri Informasi Lebanon yang mengutuk agresi militer Arab Saudi ke Yaman, dan menyebut Ansarullah sebagaimana Hizbullah melindungi negaranya, telah memicu keretakan hubungan Beirut-Riyadh.
 
Statemen anti-Saudi yang dikeluarkan George Kordahi itu memaksanya mengundurkan diri, dan menjadikannya sebagai menteri Lebanon kedua yang mengundurkan diri dalam waktu kurang dari setahun. (HS)