Yaman: Saudi Ulur Waktu di Perundingan Kuwait
Delegasi nasional Yaman memprotes sikap delegasi Riyadh yang mengulur waktu dalam perundingan di Kuwait.
Televisi Al-Alam melaporkan, delegasi nasional Yaman dalam pertemuan dengan wakil khusus Sekjen PBB urusan Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed memprotes sikap delegasi Riyadh yang mengulur waktu mengenai penyelesaian pertukaran tawanan dengan persoalan lain, yang tidak menjadi perhatian PBB sendiri.
Delegasi yang terdiri dari perwakilan gerakan Ansarullah dan Kongres Nasional Yaman menyerukan penyelesaian segera masalah ekonomi Yaman dan tercapainya perundingan politik.
Sebelumnya, delegasi nasional Yaman mengecam keputusan PBB menghapus koalisi agresor yang dipimpin Saudi dari daftar pelanggar hak anak.
Delegasi nasional Yaman menilai keputusan Ban Ki-moon tersebut menyebabkan kredibilitas PBB dipertanyakan, dan keputusan mendatangpun tidak akan berpengaruh signifikan.
Sekjen PBB hari Senin menghapus secara sementara nama koalisi Arab pimpinan Saudi di Yaman dari daftar pelanggar hak anak-anak.
Sebelumnya, pada hari Jumat, PBB memasukkan koalisi agresor pimpinan Saudi sdi Yaman dalam daftar hitam negara-negara dan kelompok bersenjata pelanggar hak anak Yaman.
Dalam laporan awal sebelum dihapus, Ban Ki-mon menyebut koalisi Arab pimpinan Saudi bertanggung jawab terhadap 60 persen tewas dan cideranya anak-anak Yaman di tahun 2015.(PH)