Media Zionis Beberkan Penyebab Lobi Israel di Wina Gagal
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i115788-media_zionis_beberkan_penyebab_lobi_israel_di_wina_gagal
Media Israel melaporkan kegagalan lobi Perdana Menteri Rezim Zionis Naftali Bennett mengenai kesepakatan nuklir di Wina.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 21, 2022 09:01 Asia/Jakarta
  • Media Zionis Beberkan Penyebab Lobi Israel di Wina Gagal

Media Israel melaporkan kegagalan lobi Perdana Menteri Rezim Zionis Naftali Bennett mengenai kesepakatan nuklir di Wina.

Televisi Al-Mayadeen hari Senin (21/2/2022) mengutip media Zionis melaporkan pengakuan Tel Aviv mengenai kegagalan menjegal kesepakatan nuklir kelompok 4+1 dengan Iran dalam perundingan Wina.

Israel berusaha untuk mengganggu proses negosiasi menjelang putaran baru pembicaraan antara Iran dan kekuatan dunia di Wina, tapi gagal.

Rezim Zionis berulang kali mencoba memprovokasi para juru runding di Wina mengenai status militer program nuklir Iran dengan laporan palsu, tapi Iran terus meyakinkan para pihak dalam perudingan JCPOA mengenai sifat damai dari program nuklirnya.

Putaran kedelapan pembicaraan Wina berfokus pada pencabutan sanksi yang menindas dan ilegal terhadap Iran, setelah jeda sejenak untuk keputusan politik dari 8 Februari 2022. 

Sebagian besar delegasi mengakui bahwa negosiasi telah mencapai tahap akhir dan kesepakatan akhir telah tersedia. Pembicaraan sekarang berada dalam situasi mengarah pada keberhasilan, meskipun masih bergantung pada keputusan politik kubu Barat. Jika pihak Barat membuat keputusan yang diperlukan, maka masalah yang tersisa dapat diselesaikan dan kesepakatan akhir dicapai dalam beberapa hari mendatang.

Delegasi Iran telah mengajukan proposal dan tuntutan yang jelas pada masalah yang tersisa di atas meja, dan sekarang bola ada di pihak Barat.

Ali Bagheri Kani, Kepala Negosiator Iran, memposting pesan di Twitter hari Minggu dengan mengatakan, "Setelah berminggu-minggu negosiasi yang intens, kami telah mendekati kesepakatan daripada sebelumnya. Tetapi sebelum  semuanya disepakati, maka tidak ada kesepakatan yang dicapai."(PH)