Hizbullah: AS Jalankan Plot Singkirkan Perlawanan dari Lebanon
Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon menyatakan bahwa semua upaya Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah wajah Lebanon yang tangguh dengan kesadaran, stabil, dan berkomitmen terhadap rakyat Lebanon, akan gagal.
Sheikh Ali Damoush, Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon pada Sabtu (5/3/2022) malam menyinggung adanya kalangan di dalam negeri Lebanon sendiri yang mendukung kedutaan AS untuk menggulingkan Hizbullah dalam pemilu mendatang, daripada memfokuskan diri untuk mengatasi masalah ekonomi nasional.
"Musuh menggunakan semua media dan kapasitas politik mereka untuk menodai citra Hizbullah dan memobilisasi rakyat Lebanon melawan front perlawanan. Tetapi mereka gagal, dan Hizbullah-lah yang mengejutkan semua orang dalam menghadapi perang ekonomi dan jumlah layanan yang diberikannya kepada orang-orang di bidang makanan, kesehatan, dan bahan bakar," ujar Sheikh Damoush.
"Amerika Serikat ingin mengubah identitas Lebanon dan membawanya menjadi lemah dan tidak mampu untuk mendominasinya," tegasnya.
Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon mengungkapkan bahwa Amerika Serikat menekan Lebanon supaya menyerah dan mengikuti diktenya.
"Karena itu, AS mendukung kelompok-kelompok di Lebanon untuk mengubah wajah Lebanon yang tangguh, kuat, dan dicintai rakyatnya," papar Sheikh Damoush.
Pejabat Hizbullah ini percaya bahwa masalah ekonomi dan politik saat ini di Lebanon akan diperburuk, jika beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Arab Saudi, ikut campur dalam pemilihan parlemen mendatang.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Lebanon, pemilu legislatif akan digelar pada Senin, 15 Mei 2022.
Sebuah situs Lebanon baru-baru ini melaporkan bahwa Amerika Serikat dan rezim Zionis bekerja untuk melemahkan moral rakyat dan menyerang perlawanan Lebanon dengan tujuan mengalahkan Hizbullah dengan mendirikan dan mendanai organisasi non-pemerintah.(PH)