Rezim Zionis Minta Turki Tutup Kantor Hamas di Ankara
Rezim Zionis meminta Turki menutup kantor Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) di Ankara.
Ankara selalu mengklaim mendukung bangsa Palestina melawan pendudukan dan kejahatan rezim Zionis, tetapi dukungan ini hanya terbatas pada kata-kata saja. Turki telah mengakui rezim Zionis pada tahun 1949, dan sejak itu memiliki hubungan erat terutama di bidang ekonomi dan militer.
Situs surat kabar Sharq Al-Awsat melaporkan, Irit Lilian, Kuasa Usaha Kedutaan Rezim Zionis di Turki hari Minggu (28/8/2022) mengatakan, "Israel ingin Turki menutup kantor gerakan Hamas di Ankara,".
"Proses pengangkatan kembali duta besar Israel di Ankara mungkin akan dilakukan dalam beberapa pekan mendatang. Saat ini, Israel mengharapkan Ankara menutup kantor gerakan Hamas di kota ini," ujat diplomat senior rezim Zionis ini.
Irit Lilian, saat ini adalah kandidat paling menonjol untuk mengisi jabatan duta besar Israel di Turki.
Awal bulan ini, setelah empat tahun hubungan tegang yang menyebabkan penarikan duta besar mereka, Turki dan Israel sepakat untuk menempatkan kembali duta besar kedua belah pihak dan memulihkan hubungan bilateral.(PH)