AS Lanjutkan Penjarahan Minyak Suriah
Pasukan Amerika Serikat melanjutkan penjarahan minyak Suriah yang dikirim ke luar negeri ini.
Militer AS dan elemen teroris afiliasinya secara ilegal hadir di wilayah utara dan timur Suriah untuk waktu yang lama. Selain menjarah sumber daya minyak dan gandum negara ini, mereka juga melakukan tindakan kekerasan terhadap rakyat dan pasukan Suriah.
Menurut Kantor Berita resmi Suriah (SANA) pada hari Sabtu, sumber-sumber lokal di Yarabiya, yang terletak di pinggiran Hasakah hari Jumat (9/9/2022) mengumumkan bahwa konvoi pasukan pendudukan Amerika Serikat, termasuk 88 mobil tanker yang membawa minyak curian dari Suriah melewati penyeberangan ilegal Al-Mahmoudiah dan dipindahkan ke pangkalan mereka di utara Irak.
Laporan ini menambahkan bahwa pekan lalu, pasukan Amerika telah mengangkut lebih dari 300 truk tanker yang membawa minyak curian dari Suriah ke Irak melalui penyeberangan ilegal.
Pekan lalu, konvoi lain yang terdiri dari 25 truk tanker pengangkut minyak dan truk pengangkut peralatan, disertai dengan 2 kendaraan lapis baja pasukan pendudukan Amerika meninggalkan Suriah menuju Irak.
Seiring kekalahan kelompok teroris Daesh di Suriah pada akhir November 2016 dan sebelumnya di Irak oleh tentara kedua negara ini bersama pasukan perlawanan; Amerika yang telah kehilangan lengannya di Suriah dan Irak, mencoba memperkuat kekuatannya di Suriah.
Krisis di Suriah meletus sejak 2011 dengan invasi besar-besaran kelompok teroris yang didukung oleh Arab Saudi, Amerika dan sekutu mereka untuk mengubah persamaan wilayah yang mendukung rezim Zionis.(PH)