Menteri Zionis Akui Taji Ancaman Sekjen Hizbullah Lebanon
Menteri Dalam Negeri rezim Zionis mengenai taji ancaman Sekjen Hizbullah Lebanon sebagai alasan finalisasi kesepakatan tentang demarkasi perbatasan laut antara Israel dengan Lebanon.
Ayelet Shaked, Menteri Dalam Negeri Rezim Zionis dalam sebuah wawancara dengan media Israel Kan hari Minggu (16/10/2022) mengatakan bahwa ancaman Sayid Hassan Nasrullah, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon mendorong situasi menuju kesepakatan tentang demarkasi batas laut dengan Lebanon.
Shakid juga menyatakan ketidaksenangannya atas ancaman Sayid Hassan Nasrallah untuk meledakkan ladang gas Karish di Laut Mediterania, jika Lebanon tidak dipenuhi hak hukumnya dalam kasus penarikan perbatasan laut.
Sebelum ini, Gibran Bassil, pemimpin Gerakan Patriotik Nasional Lebanon, mengatakan bahwa Sayid Hassan Nasrullah, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon dengan kekuatan perlawanan, terutama rudal dan drone membuktikan persamaan "Tanpa ekstraksi dari Qana, Karish tidak akan bisa diambil".
Presiden Lebanon mengumumkan bahwa negaranya telah menyetujui versi final dari perjanjian demarkasi maritim dengan rezim Zionis.(PH)