179 Lembaga HAM Internasional Tuntut Penghentian Bencana kemanusiaan di Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i138436-179_lembaga_ham_internasional_tuntut_penghentian_bencana_kemanusiaan_di_yaman
Lebih dari 170 lembaga hak asasi manusia internasional menyerukan diakhirinya bencana kemanusiaan di Yaman, dan penghentian blokade terhadap negara Arab ini.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 26, 2023 12:17 Asia/Jakarta
  • 179 Lembaga HAM Internasional Tuntut Penghentian Bencana kemanusiaan di Yaman

Lebih dari 170 lembaga hak asasi manusia internasional menyerukan diakhirinya bencana kemanusiaan di Yaman, dan penghentian blokade terhadap negara Arab ini.

Arab Saudi, dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan beberapa negara lainnya melancarkan agresi militer terhadap Yaman sejak Maret 2015, dan memblokade negara tersebut melalui darat, laut, dan udara.

Jumlah korban perang di Yaman mencapai 11 ribu orang. Lebih dari dua juta anak di Yaman menderita kekurangan gizi dan lebih dari tujuh belas juta orang Yaman, termasuk sembilan juta anak, menderita kekurangan air, sanitasi dan layanan kesehatan.

Sebanyak 172 lembaga hak asasi manusia internasional hari Kamis (26/1/2023) mengeluarkan pernyataan yang mengungkapkan keprihatinan mendalam atas memburuknya situasi kemanusiaan di Yaman.

Bencana kemanusiaan di Yaman, terutama kelaparan dan kematian menghantui lebih dari 20 juta warga Yaman yang meningkat dari hari ke hari.

Menurut pernyataan bersama 172 organisasi HAM tersebut, peningkatan penderitaan manusia di Yaman telah disertai dengan pemotongan gaji dan berlanjutnya pembatasan yang diberlakukan di pelabuhan dan bandara.

Lembaga-lembaga HAM internasional ini dalam pernyataannya menekankan bahwa hati nurani manusia tidak boleh mengabaikan penderitaan rakyat Yaman, karena perang, pengepungan, kelaparan, penyakit dan kematian.

Mereka juga mengungkapkan urgensi menanggapi permintaan kemanusiaan dari sektor vital Yaman, khususnya sektor kesehatan.

Dalam pernyataan ini, organisasi-oranisasi hak asasi manusia internasional meminta negara-negara anggota koalisi yang menyerang Yaman untuk segera membayar gaji pegawai di semua provinsi dan membatalkan blokade bandara Sana'a dan pelabuhan Hudaydah.(PH)