Lagi, Demonstrasi Besar Terjadi di Tel Aviv dan Haifa Protes Netanyahu
Penduduk wilayah pendudukan berdemonstrasi menentang Perdana Menteri rezim Zionis di Tel Aviv dan sejumlah kota lainnya kemarin.
Setiap Sabtu menjadi hari kelam bagi Benjamin Netanyahu, karena menghadapi gelombang unjuk rasa sejak menjabat sebagai perdana menteri rezim Zionis.
Ratusan ribu pemukim Zionis turun ke jalan untuk memprotes ekstremisme, dan tindakan ilegal kabinet baru sayap kanan ekstrem. Para demonstran juga berniat untuk melanjutkan protes sampai penggulingan partai Likud dan sekutunya.
Menurut kantor berita Iran Press, penduduk wilayah pendudukan hari Sabtu (28/1/2023) kembali berkumpul di Tel Aviv dan Haifa untuk menentang Perdana Menteri rezim Zionis Benjamin Netanyahu.
Media Israel memperkirakan jumlah demonstran mencapai puluhan ribu.
Sabtu lalu, hanya di tel Aviv saja setidaknya 110.000 warga Israel berpartisipasi dalam demonstrasi menentang Netanyahu.
Rencana reformasi sistem peradilan yang disampaikan oleh kabinet Menteri Kehakiman Netanyahu menjadi faktor utama pemicu unjuk rasa tersebut.
Para demonstran memandang Netanyahu, yang telah diadili selama bertahun-tahun atas tuduhan korupsi, penyuapan, dan pengkhianatan kepercayaan, berniat membatalkan persidangannya dengan reformasi peradilan untuk melemahkan sistem peradilan Israel.(PH)