Pasukan AS Rusak Perdamaian Berkelanjutan di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i141280-pasukan_as_rusak_perdamaian_berkelanjutan_di_suriah
Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa perdamaian berkelanjutan di negaranya tidak mungkin terwujud dengan kelanjutan pendudukan pasukan Amerika Serikat.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 09, 2023 11:56 Asia/Jakarta
  • Pasukan AS Rusak Perdamaian Berkelanjutan di Suriah

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa perdamaian berkelanjutan di negaranya tidak mungkin terwujud dengan kelanjutan pendudukan pasukan Amerika Serikat.

Pasukan AS dan elemen-elemen teroris afiliasinya telah lama hadir di wilayah utara dan timur Suriah. Selain menjarah minyak dan gandum, mereka juga melakukan berbagai kejahatan terhadap rakyat dan pasukan Suriah di wilayah tersebut.

Kementerian Luar Negeri Suriah dalam sebuah pernyataan hari Kamis (9/3/2023) mengatakan,"Jika kejahatan pasukan AS dan sekutunya, bersama kelompok-kelompok teroris bersenjata terhadap orang-orang Suriah dan infrastruktur dikalkulasikan, maka nilai yang harus mereka bayar kepada rakyat Suriah melebihi 30 miliar dolar,".

"Pernyataan menteri luar negeri AS baru-baru ini mengenai dukungan pemerintahnya yang berkelanjutan terhadap kelompok-kelompok bersenjata dan milisi teroris di Suriah menunjukkan keterlibatan yang jelas dari pemerintah AS dalam menumpahkan darah rakyat Suriah selama 12 tahun terakhir. Itulah sebabnya, AS harus mempertanggungjawabkan semua anggaran tak terbatas yang digunakan untuk menghancurkan Suriah dan menumpahkan darah di negara ini," kata pernyataan kemenlu Suriah.

Pada akhir pernyataan itu, Kementerian Luar Negeri Suriah menyatakan bahwa kekaisaran lalim, arogan dan rusak telah runtuh, dan Suriah tidak percaya bahwa masa kini dan masa depan kebijakan tersebut akan mengarah pada hasil lain.

Pemerintah Suriah telah berulang kali bersikeras bahwa para gerilyawan dan elemen-elemen teroris ini di timur dan timur laut Suriah tidak memiliki tujuan selain menjarah minyak dan sumber daya mereka.(PH)