Kanselir Jerman: Dampak Perang Iran Tak Sekadar Kenaikan Harga BBM
-
Kanselir Jerman Friedrich Merz
Pars Today - Kanselir Jerman memperingatkan bahwa konsekuensi perang melawan Iran tidak terbatas pada kenaikan harga bahan bakar, tetapi juga mengancam fondasi ekonomi Jerman.
Melaporkan dari Mehr, Pars Today pada Minggu, 26 April 2026, Friedrich Merz menyatakan bahwa konflik di Asia Barat telah memicu guncangan geopolitik di pasar energi Eropa, Asia, dan Amerika.
Merz menegaskan bahwa dampak perang melawan Iran tidak hanya pada harga BBM, tetapi juga mengancam fundamental ekonomi Jerman. Konflik di Asia Barat menyebabkan guncangan geopolitik di pasar energi di Eropa, Asia, dan Amerika Serikat, di saat efeknya terhadap pasokan energi dan stabilitas ekonomi semakin hari semakin parah.
Merz mengakui apa yang mulai disadari banyak pemimpin Eropa: perang ini tidak "jauh" dari Jerman. Guncangan di pasar energi Asia Barat langsung terasa di jantung industri Eropa. Harga BBM hanyalah gejala. Yang lebih parah adalah fondasi ekonomi yang mulai goyah.
Namun, di tengah peringatan ini, Merz tidak menyebut solusi konkret. Apakah Jerman akan mendorong gencatan senjata permanen? Atau akan terus mengikuti arus kebijakan Washington yang merugikan Eropa sendiri?(sl)