Peneliti Zionis: Persepsi di Kawasan, AS sudah Lemah
Apr 11, 2023 13:30 Asia/Jakarta
-
Yossi Kuperwasser, peneliti Rezim Zionis
Seorang peneliti Rezim Zionis mengakui bahwa saat ini di kawasan muncul persepsi bahwa posisi Amerika Serikat sudah lemah, dan negara ini menjadi pasif di hadapan Iran.
Dikutip Fox News, Senin (10/4/2023) Yossi Kuperwasser, mantan jenderal Israel, yang juga pakar intelijen dan keamanan Zionis mengatakan, "Persepsi di kawasan menunjukkan bahwa AS sudah lemah, dan tidak ingin membantu sekutu-sekutunya."
Menurut Yossi Kuperwasser, salah satu contoh dari masalah ini adalah kedekatan Arab Saudi dengan Iran. "Cina dengan mengelabui AS, menjadi mediator kesepakatan diplomatik antara Iran dan Saudi," imbuh pakar intelijen Israel.
Pada saat yang sama, Kuperwasser mengecam sikap AS, yang tidak memprotes pengayaan uranium Iran, dalam pertemuan terbaru Dewan Gubernur IAEA.
Mantan jenderal Rezim Zionis itu juga mengklaim bahwa Iran sudah melakukan langkah pengayaan uranium pada level persenjataan.
"Masalah utama adalah program nuklir Iran, dan pengayaan uranium negara ini, maka dari itu AS harus mengawasi masalah secara keseluruhan," ujarnya.
Negara-negara Barat di bawah pimpinan AS dan Rezim Zionis dalam beberapa tahun terakhir menuduh Iran, berusaha mengejar tujuan militer dari program nuklir, akan tetapi hal ini dibantah oleh Tehran.
Selain karena tuduhan ini tanpa bukti, Iran juga adalah salah satu negara penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir, NPT, dan berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional, IAEA. (HS)
Tags