Suriah Kecam Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS di Manbij
Pemerintah Damaskus mengecam serangan udara Koalisi Internasional Pimpinan Amerika Serikat terhadap warga sipil di Suriah utara yang menewaskan ratusan orang.
Seperti dilansir kantor berita SANA, Kementerian Luar Negeri Suriah pada Rabu (20/7/2016) mengirim surat terpisah kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Dewan Keamanan PBB dan meminta lembaga-lembaga itu mengecam serangan udara koalisi pimpinan AS di kota Manbij, Suriah utara.
Kemlu Suriah menegaskan, pemerintah Perancis dan AS tidak memiliki kebijakan tunggal dalam perang melawan terorisme, dan bahkan tidak konsisten serta tidak serius sehingga kedua negara itu tidak pernah selaras dengan pemerintah dan militer Suriah yang sedang memberantas terorisme di negara ini.
Kemlu Suriah menjelaskan, dukungan Perancis, AS, Turki, Arab Saudi, Qatar dan Inggris kepada kelompok-kelompok teroris menunjukkan niat buruk, kontradiksi dan tidak adanya keseriusan mereka dalam memerangi terorisme. Hal itu juga menunjukkan kerjasama negara-negara itu dengan para teroris.
Dalam surat tersebut, Kemlu Suriah menuntut PBB dan Dewan Keamanan untuk mengecam kejahatan dan pembunuhan warga sipil serta mengambil langkah pencegahan untuk menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas.
Menurut Kemlu Suriah, hukuman terhadap negara-negara pendukung dan penguat terorisme seperti Arab Saudi, Qatar, Turki dan Perancis akan mencegah perluasan terorisme dan ketidakamanan.
Serangan pesawat-pesawat pembom Perancis ke kota Manbij pada Selasa telah merenggut nyawa lebih dari 120 warga sipil, di mana kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan perempuan dan melukai banyak lainnya. (RA)