Suriah: Turki-Saudi, Eksekutor Kebijakan AS di Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i1537-suriah_turki_saudi_eksekutor_kebijakan_as_di_kawasan
Anggota parlemen Suriah menilai Turki dan Arab Saudi sebagai alat bagi Amerika Serikat untuk meraih kepentingan-kepentingannya.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 15, 2016 11:46 Asia/Jakarta
  • Suriah: Turki-Saudi, Eksekutor Kebijakan AS di Kawasan

Anggota parlemen Suriah menilai Turki dan Arab Saudi sebagai alat bagi Amerika Serikat untuk meraih kepentingan-kepentingannya.

"Arab Saudi dan Turki berusaha membantu AS dalam agresinya ke kawasan dan Suriah melalui langkah-langkah kedua negara itu," kata aKhaled al-Aboud dalam wawancara dengan jaringan televisi Russia el-Youm, Senin (15/2/2016).

Pernyataan tersebut dilontarkan al-Aboud ketika menyinggung berbagai kemajuan militer dan pasukan relawan Suriah dalam memberantas kelompok-kelompok teroris. Menurutnya, kemajuan ini telah membuat AS dan sekutunya murka.

"Pengiriman pasukan darat Arab Saudi ke Suriah merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional, namun karena AS mengejar realisasi tujuan-tujuannya di kawasan, maka Washington mencegah masyarakat internasional mereaksi hal itu," jelasnya.

Semenrtara itu, Omar Osi, anggota parlemen Suriah lainnya juga menyinggung rencana Arab Saudi untuk mengirim pasukan darat ke Suriah.

"Arab Saudi pastinya akan mengumpulkan militer dan pasukan bayarannya dari negara-negara Afrika termasuk Jbouti dan mengirim mereka ke Suriah," ujarnya.

Pada awal bulan Februari, Arab Saudi mengumumkan kesiapannya untuk mengirim pasukan darat ke Suriah.

Kesiapan tersebut diumumkan Riyadh ketika negara-negara peserta Konferensi Keamanan Munich sepakat bahwa gencatan senjata di Suriah akan berlangsung pada pekan depan dan pengiriman bantuan kemanusiaan akan dimulai. (RA)