Mantan PM Rezim Zionis Akui Kekalahan Telak Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i155134-mantan_pm_rezim_zionis_akui_kekalahan_telak_israel
Mantan perdana menteri rezim Zionis mengakui operasi Badai Al-Aqsa merupakan pukulan terberat yang diterima Israel selama ini.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Okt 12, 2023 10:42 Asia/Jakarta
  • Mantan PM Rezim Zionis Akui Kekalahan Telak Israel

Mantan perdana menteri rezim Zionis mengakui operasi Badai Al-Aqsa merupakan pukulan terberat yang diterima Israel selama ini.

Enam hari telah berlalu sejak dimulainya operasi Badai Al-Aqsa dengan peluncuran sekitar lima ribu roket dan rudal. Menurut statistik yang diumumkan, lebih dari 1.100 warga Israel terbunuh selama periode ini.

Menurut situs berita Ahed, Ehud Barak, mantan perdana menteri rezim Zionis mengatakan bahwa serangan 7 Oktober (Operasi Badai Al-Aqsa) merupakan pukulan terberat yang diterima Israel.

Barak mengakui telah terjadi kegagalan besar bagi Israel, baik pada tingkat intelijen dan operasi, serta pada tingkat kepemimpinan politik senior.

Meskipun Barak telah mengakui kekalahan rezim Zionis melawan perlawanan Palestina di Jalur Gaza, sumber berita melaporkan bahwa mantan Perdana Menteri rezim Zionis telah melarikan diri dari Tel Aviv setelah meningkatnya perlawanan Palestina terhadap rezim Zionis dan roket-roketnya menjangkau semua kota Zionis.

Menurut laporan ini, Ehud Barak meninggalkan Tel Aviv melalui Bandara Ben Gurion.

Sumber berita juga memuat foto dirinya di bandara ini.(PH)