Militer Israel Akui Membunuh Anak-anak di Jalur Gaza
-
Bocah Palestina korban kebiadaban Israel
Seorang tentara rezim Zionis Israel mengakui bahwa dirinya mencari bayi-bayi Palestina dan kemudian membunuhnya.
Seperti dilaporkan IRIB, sebuah video yang dirilis seorang tentara Zionis saat berkomunikasi dengan keluarganya mengakui, "Saya berusaha menemukan anak-anak dan kemudian membunuhnya. Aku hanya dapat membunuh seorang anak perempuan berusia 12 tahun, dan aku masih terus mencari bayi-bayi, serta kemudian membunuhnya."
Serangan tentara rezim Zionis di jalur Gaza mendapat reaksi tajam dari masyarakat dunia dan kawasan, namun sejauh ini organisasi internasional, termasuk PBB, belum mampu menghentikan serangan tersebut.
Pada tanggal 7 Oktober 2023, kelompok perlawanan Palestina melancarkan operasi "Badai Al-Aqsa" dari Gaza terhadap posisi rezim Zionis, dan rezim ini, untuk membalas dan mengkompensasi kekalahannya dan menghentikan operasi perlawanan, membom kawasan perumahan, medis dan budaya di Jalur Gaza, dan akibat kejahatan terhadap kemanusiaan tersebut, lebih dari 21.000 warga Palestina gugur syahid dan lebih dari 55.000 orang terluka. (MF)