Jun 20, 2024 20:49 Asia/Jakarta
  • Menlu AS Antony Blinken dan PM Israel Benjamin Netanyahu
    Menlu AS Antony Blinken dan PM Israel Benjamin Netanyahu

Pejabat Amerika Serikat mengatakan, permusuhan baru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap Amerika Serikat dapat memperburuk situasi sedemikian rupa sehingga mengganggu upaya diplomatik untuk mengurangi ketegangan di perbatasan Lebanon dengan Israel.

Tiga pejabat pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengatakan mereka khawatir tindakan Netanyahu akan menciptakan kondisi antara kedua sekutu yang akan menghancurkan kekuatan Israel di kawasan, terutama di mata Hizbullah Lebanon dan Iran.

 

Menurut Pars Today, media Israel melaporkan hal itu di bawah bayang-bayang tekanan Hizbullah Lebanon akan persatuan berbagai front perang melawan Israel dan kelanjutan dukungan terhadap Jalur Gaza, utusan Amerika Amos Hochstein kembali ke Tel Aviv dari Lebanon dengan tangan kosong.

 

Amos Hochstein kembali dari Lebanon dengan tangan kosong

 

Beberapa hari yang lalu, Hochstein mengklaim dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan Nabih Berri, Ketua Parlemen Lebanon, bahwa Washington berupaya mencegah perang yang lebih besar setelah bentrokan perbatasan antara Hizbullah Lebanon dan Israel.

 

Utusan khusus presiden Amerika menggambarkan situasi di sepanjang perbatasan Lebanon dan Israel sebagai situasi berbahaya dalam konferensi ini.

 

Sementara itu, Najib Mikati, Perdana Menteri pemerintah Lebanon, mengatakan dalam percakapan dengan utusan khusus Presiden AS, bahwa Israel harus menghentikan agresinya terhadap Lebanon dan pelanggaran terus menerus terhadap kedaulatan negara.

 

PM Lebanon Najib Mikati dan Amos Hochstein

 

Najib Mikati menambahkan, "Kami terus mencari upaya mencegah eskalasi tensi, memulihkan keamanan dan stabilitas, menghentikan pelanggaran berkelanjutan kedaulatan Lebanon oleh Israel, dan juga menghentikan aksi jahat dan destruktif sistematis yang dikobarkan Israel."

 

Presiden Siprus: Kami bukan mitra perang Israel

 

Sementara itu, Presiden Siprus saat merespons peringatan terbaru Sekjen Hizbullah, Sayid Hasan Nasrullah terhadap negaranya, menyatakan bahwa Siprus tidak akan pernah menjadi mitra perang Israel terhadap Gaza dan selatan Lebanon.

 

Sayid Hasan Nasrullah baru-baru ini memperingatkan bahwa jika Siprus memberikan bandara dan infrastrukturnya kepada Israel, maka negara ini akan menjadi bagian dari perang.

 

Sekaitan dengan ini, berbagai media Lebanon Kamis (20/6/2024) dini hari melaporkan pengeboman terbaru di sekitar distrik Khiam di selatan Lebanon oleh jet-jet tempur Israel.

 

Muqawama Lebanon juga menyatakan pada hari Rabu (19/6/2024) melancarkan sembilan operasi menarget posisi dan pusat konsentrasi tentara Israel di utara bumi Palestina pendudukan.

 

Hizbullah Lebanon juga menembakkan rudal ke pangkalanmiliter Israel di Ramtha, Samaqa dan Zabdin di dataran tinggi pendudukan Kafr Shuba.

 

Sekaitan dengan ini, berbagai sumber Lebanon hari Kamis menlaporkan, jet-jet tempur Israel membombardir pegunungan Rihan di selatan Lebanon.

 

Hizbullah dalam beberapa bulan lalu dan menyusul kejahatan mengerikan Israel di Jalur Gaza serta genosida terhadap warga Palestina di daerah ini, menarget posisi rezim ini di utara bumi Palestina pendudukan; Hal ini telah menimbulkan ketakutan pemukim Zionis di daerah tersebut. (MF)

 

 

 

Tags