9.400 Tahanan Palestina Rayakan Idul Adha di Penjara Zionis
-
Penjara rezim Zionis Israel
Pars Today - Seorang pejabat Palestina mengumumkan bahwa 9.400 tahanan Palestina, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak, merayakan Idul Adha tahun ini di dalam penjara-penjara rezim Zionis.
Melansir IRNA dari Anadolu Agency pada hari Kamis, 28 Mei 2026, Abdullah Al-Zaghar, Ketua Klub Tahanan Palestina, menyatakan:
"360 anak dan 84 perempuan Palestina tahun ini juga merayakan Idul Adha jauh dari keluarga mereka di penjara-penjara Israel. Mereka adalah bagian dari total 9.400 warga Palestina yang ditahan oleh rezim Israel."
Ketua Klub Tahanan Palestina menjelaskan, "Rezim penjajah, di tengah eskalasi metode genosida yang ditargetkan, telah mencabut kebebasan dan kehidupan manusiawi lebih dari 9.400 tahanan dan rekanan Palestina serta Arab di penjara dan kamp-kampnya."
"Rezim ini, dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya, menargetkan tahanan melalui berbagai metode penyiksaan dan penindasan sistematis—yang hingga kini telah mengakibatkan gugurnya lebih dari 100 tahanan dan rekanan sejak dimulainya perang genosida," ujarnya.
Abdullah Al-Zaghar menambahkan, "Tahanan Palestina menghadapi bentuk genosida berkelanjutan yang paling kejam: mereka menjadi sasaran kelaparan, penyiksaan, penelantaran, penghinaan yang ditargetkan, dan represi brutal, yang semakin intensif sejak dimulainya perang terhadap Gaza."
Menyinggung hak-hak tahanan Palestina yang dipasung Al-Zaghar menjelaskan, "Rezim penjajah juga melarang tahanan Palestina bertemu dengan keluarga mereka, guna memutus hubungan mereka dengan dunia luar dan menempatkan mereka di bawah tekanan psikologis."
"Situasi para rekanan dan tahanan dari Gaza jauh lebih menyakitkan dan zalim. Laporan yang diterima dari tahanan Gaza menggambarkan tingkat kekejaman dan penyiksaan yang mereka alami," pungkasnya.
Data Tahanan dan Dampak Operasi di Tepi Barat
Konteks: Idul Adha 2026 (dalam masa konflik berlanjut)
Profil Tahanan Palestina (Total: 9.400):
• Anak-anak: 360 (termasuk 3 perempuan)
• Perempuan: 84 (puluhan di antaranya adalah ibu)
• Status: Ditahan tanpa akses keluarga, menghadapi penyiksaan sistematis
Korban Jiwa di Kalangan Tahanan:
• >100 tahanan/rekanan gugur sejak awal "perang genosida"
• Penyebab: kelaparan, penyiksaan, penelantaran medis, eksekusi
Dampak Operasi di Tepi Barat (bersamaan dengan laporan ini):
• Tewas: 1.168 warga Palestina
• Luka-luka: 12.666 warga
• Ditahan: ~23.000 warga
• Mengungsi: 33.000 warga
Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Setiap tahanan adalah seorang anak yang rindu ibunya, seorang ibu yang merindukan pelukan anaknya dan setiap rindu yang terputus adalah luka yang tak terlihat.(Sail)