Dari Tehran ke Tel Aviv: Krisis Politik Netanyahu Kian Memuncak Pasca MoU Iran-AS
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i191878-dari_tehran_ke_tel_aviv_krisis_politik_netanyahu_kian_memuncak_pasca_mou_iran_as
Pars Today - Menteri Perang Israel dan Kepala Staf sebelumnya telah menyerukan kepada Kepala Staf Angkatan Darat yang sekarang untuk mencopot Benjamin Netanyahu dari jabatannya.
(last modified 2026-06-21T09:53:04+00:00 )
Jun 21, 2026 16:51 Asia/Jakarta
  • Avigdor Lieberman, mantan Menteri Perang Israel
    Avigdor Lieberman, mantan Menteri Perang Israel

Pars Today - Menteri Perang Israel dan Kepala Staf sebelumnya telah menyerukan kepada Kepala Staf Angkatan Darat yang sekarang untuk mencopot Benjamin Netanyahu dari jabatannya.

Melansir Tasnim, 21 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa Avigdor Lieberman, mantan Menteri Perang Israel dan ketua partai "Israel Rumah Kita" , menyerukan kepada Eyal Zamir, Kepala Staf Angkatan Darat pendudukan, untuk menggulingkan Netanyahu dan kabinetnya.

Lieberman, dalam unggahan di akun media sosialnya, menulis, "Gencatan senjata dengan Hizbullah berarti kematian bagi kami. Saya menyerukan kepada Eyal Zamir untuk menggulingkan Netanyahu, orang yang juga bertanggung jawab utama atas bencana 7 Oktober."

Sementara itu, berbagai kota di Palestina yang diduduki menyaksikan demonstrasi menentang Netanyahu dan kabinetnya. Lebih dari seribu orang berkumpul di Lapangan Habima di pusat Tel Aviv.

Aksi protes serupa juga diadakan di pemukiman-pemukiman di utara Palestina yang diduduki, serta di Beersheba di selatan wilayah pendudukan.

Para pejabat dan analis Zionis menyatakan bahwa kesepakatan antara Iran dan AS telah mengungkapkan ketidakmampuan Tel Aviv dalam memengaruhi keputusan Washington, dan bahwa Netanyahu sedang membawa Israel menuju bencana politik.

"Gencatan Senjata = Kematian": Kepanikan di Kalangan Garis Keras Israel

Pernyataan Lieberman bahwa "gencatan senjata dengan Hizbullah berarti kematian" adalah kekhawatiran eksistensial yang sebenarnya mencerminkan ketakutan Israel akan bangkitnya kembali kekuatan Hizbullah pasca-gempa. Jika Hizbullah diberikan ruang untuk membangun kembali dan mengisi kekosongan kekuasaan di Lebanon selatan, Israel akan menghadapi ancaman yang lebih besar di masa depan.

Seruan "Kudeta" Militer: Sangat Tidak Biasa

Seruan Lieberman kepada Kepala Staf Angkatan Darat untuk menggulingkan Netanyahu adalah langkah yang sangat tidak biasa dalam politik Israel. Ini menunjukkan tingkat keputusasaan yang tinggi di kalangan oposisi, terutama mereka yang menganggap perjanjian dengan Iran sebagai "pengkhianatan."

Apa yang Memicu Ini?

MoU Dianggap Menghancurkan Posisi Israel: Lieberman dan para pendukungnya melihat kesepakatan Iran-AS sebagai "pengkhianatan" terhadap keamanan Israel, karena Israel tidak dilibatkan dalam proses negosiasi dan dipaksa menerima gencatan senjata yang mereka anggap merugikan.(Sail)