Gerakan BDS Buat Pejabat Israel Pusing
Menteri Kehakiman rezim Zionis, Ayelet Shaked menyatakan keprihatinan atas dampak yang ditimbulkan oleh Gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS).
Berbicara pada pertemuan Jewish National Fund (JNF) di New York, Rabu (21/9/2016), Shaked mengatakan bahwa meningkatnya kampanye BDS dan juga aksi-aksi boikot terhadap Israel di berbagai bidang telah memberikan pukulan berat kepada Tel Aviv. Demikian dikutip laman berita Qodsna.
Dia juga menyinggung keanggotaan orang-orang Yahudi di DBS dan menegaskan bahwa partisipasi ini menandakan protes mereka terhadap kebijakan Tel Aviv, di mana ini berbahaya bagi masa depan Israel.
Meluasnya gerakan BDS telah mengundang kekhawatiran para pejabat Tel Aviv. Sebuah survei di Amerika Serikat pada Mei 2016 menunjukkan bahwa sekitar 40 persen warga Amerika dan Inggris mendukung gerakan BDS.
Para pejabat rezim Zionis menganggap gerakan BDS sebagai pukulan baru bagi Tel Aviv dan mengakui bahwa gerakan itu merupakan sebuah beban yang berat bagi Israel di bidang politik dan ekonomi. (RM)