Khatib Masjid al-Aqsa Serukan Persatuan Umat Islam
Khatib Masjid al-Aqsa menyerukan bangsa-bangsa Muslim untuk bersatu, berempati dan memberikan perhatian lebih kepada isu Palestina.
Sheikh Mohammad Salim pada Jumat (23/9/2016) menilai umat Islam bertanggung jawab atas pengabaian terhadap sejarah dan kesucian Islam.
"Pelestarian sejarah dan nilai-nilai Islam dan perhatian lebih kepada masalah Palestina serta kesucian (Islam) akan terealisasi hanya dengan persatuan umat Islam, " kata Sheikh Salim seperti dilansir Pusat Informasi Palestina.
Khatib Masjid al-Aqsa lebih lanjut menyerukan pencabutan blokade keji terhadap Jalur Gaza dan pembebasan para tahanan Palestina dari berbagai penjara rezim Zionis Israel.
Lebih dari 30.000 warga Palestina menunaikan shalat Jumat di Masjid al-Aqsa meskipun aparat keamanan rezim Zionis melarang ratusan pemuda Palestina masuk ke masjid ini.
Sejak awal Oktober 2015, warga Palestina menggelar unjuk rasa luas di berbagai wilayah pendudukan untuk memprotes kebijakan agresif Israel dan konspirasi untuk mendistorsi identitas Baitul Maqdis serta rencana pembagian Masjid al-Aqsa dari sisi waktu dan tempat (lokasi).
Selama meletusnya protes luas warga Palestina yang dikenal dengan Intifada al-Quds itu hingga sekarang, 248 warga Palestina telah gugur syahid di tangan aparat keamanan rezim Zionis. (RA)