Hari Kelima Protes Irlandia: Demonstran Dibubarkan, Kilang Minyak Dibuka Kembali
https://parstoday.ir/id/news/world-i188458-hari_kelima_protes_irlandia_demonstran_dibubarkan_kilang_minyak_dibuka_kembali
Pars Today - Protes terkait bahan bakar di Irlandia memasuki hari kelimanya. Polisi bergerak untuk membongkar barikade, membuka kembali kilang minyak, dan mengurangi kelangkaan yang mengakibatkan pompa bensin kosong serta gangguan transportasi di seluruh negeri.
(last modified 2026-04-12T06:56:39+00:00 )
Apr 12, 2026 13:50 Asia/Jakarta
  • Demonstrasi di Irlandia
    Demonstrasi di Irlandia

Pars Today - Protes terkait bahan bakar di Irlandia memasuki hari kelimanya. Polisi bergerak untuk membongkar barikade, membuka kembali kilang minyak, dan mengurangi kelangkaan yang mengakibatkan pompa bensin kosong serta gangguan transportasi di seluruh negeri.

Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, pada Minggu, 12 April 2026, polisi membubarkan para demonstran untuk membuka kembali satu-satunya kilang minyak Irlandia. Sejumlah orang ditangkap karena hari kelima protes meluas terhadap kenaikan tajam harga bahan bakar telah mengosongkan banyak tempat pengisian dan menciptakan ancaman serius bagi kelumpuhan transportasi di seluruh negeri.

Truk dan traktor masih memblokir akses ke gudang-gudang bahan bakar vital dan sebuah pelabuhan penting. Kumpulan kendaraan juga menutup sebagian jalan tol utama di sekitar ibu kota Dublin serta sebagian jalan utama lainnya.

Justin Kelly, kepala kepolisian Irlandia, mengumumkan bahwa tindakan penegakan hukum akan ditingkatkan karena para demonstran secara ilegal memblokir infrastruktur vital dan membahayakan keselamatan publik mengingat dampak kelangkaan bahan bakar terhadap kemampuan respons pasukan darurat seperti ambulans dan pemadam kebakaran.

"Ini adalah blokade dan penghalangan, bukan bentuk protes yang sah. Kami telah memberikan peringatan yang adil kepada para demonstran bahwa kami akan memasuki tahap penegakan hukum, tetapi mereka mengabaikan peringatan tersebut dan terus menyandera negara," tambahnya.

Protes ini dimulai pada hari Selasa dan menyebar luas melalui media sosial. Para pengemudi truk, petani, serta sopir taksi dan bus memasang barikade di jalan-jalan, menuntut penetapan batas atas harga bahan bakar atau pengurangan pajak.(sl)