Rakyat Yordania Protes Kontrak Pembelian Gas dari Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i21736-rakyat_yordania_protes_kontrak_pembelian_gas_dari_israel
Komite Anti-Normalisasi Hubungan antara Yordania dan rezim Zionis Israel mengumumkan penentangannya terhadap kontrak gas Amman dan Tel Aviv
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 28, 2016 10:40 Asia/Jakarta
  • Rakyat Yordania Protes Kontrak Pembelian Gas dari Israel

Komite Anti-Normalisasi Hubungan antara Yordania dan rezim Zionis Israel mengumumkan penentangannya terhadap kontrak gas Amman dan Tel Aviv

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Manaf Majali, Ketua Komite Anti-Normalisasi Hubungan Yordania-Israel pada Selasa (27/9/2016) mengecam kesepakatan pembelian gas Yordania dari rezim Zionis.

 

"Kesepakatan ini benar-benar ilegal dan bertentangan dengan konstitusi Yordania," ujarnya.

 

Ia menjelaskan, waktu penandatanganan kontrak gas Yordania dan Israel mencurigakan, sebab, pemerintah Yordania saat ini adalah pemerintahan sementara dan tidak memiliki izin untuk menandatangani kontrak atau perjanjian dengan pihak manapun selama Dewan Perwakilan Rakyat tidak menyetujuinya.

 

Radio rezim Zionis pada tanggal  26 September 2016 mengabarkan bahwa Israel telah menandatangani kontrak senilai 10 miliar dolar untuk menjual gas di ladang lepas pantai Leviathan kepada Yordania.

 

Berdasarkan perjanjian tersebut, 45 miliar meter kubik gas akan dialirkan ke Yordania selama 15 tahun.

 

Ketika Yordania dan rezim Zionis merundingkan masalah tersebut dua tahun lalu, rakyat negara Arab itu telah berkali-kali menggelar aksi protes untuk menentang rencana pembelian gas dari Israel dan mendesak penghentian normalisasi hubungan Amman dengan Tel Aviv.

Mereka juga mengecam segala bentuk kesepakatan dan perjanjian dengan Israel.

 

Satu hal yang menarik adalah gas yang dijual Israel ke Yordania berasal dari ladang lepas pantai Leviathan yang diambil dari perairan pantai Lebanon.

 

Para pejabat Beirut menyebut langkah Israel tersebut sebagai tindakan yang sama dengan pencurian terhadap sumber-sumber daya alam Lebanon. (RA)