Israel Mengaku Tak Mampu Menghentikan Intifada al-Quds
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i22108-israel_mengaku_tak_mampu_menghentikan_intifada_al_quds
Mantan Direktur Dinas Interlijen rezim Zionis Israel (Mossad) mengakui ketidakmampuan Tel Aviv untuk memadamkan kobaran Intifada al-Quds.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 02, 2016 13:50 Asia/Jakarta
  • Israel Mengaku Tak Mampu Menghentikan Intifada al-Quds

Mantan Direktur Dinas Interlijen rezim Zionis Israel (Mossad) mengakui ketidakmampuan Tel Aviv untuk memadamkan kobaran Intifada al-Quds.

Efraim Halevy dalam sebuah pernyataan, menilai operasi anti-Zionis oleh warga Palestina sebagai ancaman nyata terhadap rezim Zionis.

 

Menurut situs El Nashra Lebanon, Halevy mengatakan, ketidakmampuan Israel untuk mengatasi operasi perlawanan rakyat Palestina dalam waktu dekat akan berubah menjadi krisis nyata di Palestina pendudukan (Israel).

 

Ia menilai penemuan solusi cepat untuk menghentikan Intifada al-Quds dalam kondisi sekarang sebagai hal yang sangat penting.

 

Mantan Direktur Mossad itu menandaskan, mengingat ketidakmampuan Israel dalam hal ini, maka Tel Aviv tidak memiliki jalan lain kecuali menerima syarat-syarat Palestina.

 

Halevy lebih lanjut menyerukan perundingan Israel dengan Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) dan Hizbullah Lebanon.

 

Ia menjelaskan, dalam kondisi ketika operasi perlawanan Palesina meluas, maka perundingan dengan Hamas dan Hizbullah adalah cara tunggal untuk menciptakan keamanan dan ketenteraman di masyarakat Israel.

 

Ketakutan rezim Zionis atas kelanjutan perlawanan rakyat Palestina telah memaksa para pejabat Tel Aviv meningkatkan dua kali lipat anggaran keamanan untuk melindungi distrik-distrik Zionis.

 

Sabtu, 1 Oktober 2016 merupakan HUT pertama Intifada al-Quds untuk melawan penjajahan rezim Zionis. Selama Intifada ini, sedikitnya 251 warga Palestina telah gugur syahid di tangan aparat keamanan rezim Zionis.  (RA)