Warga Suriah Bentrok dengan Pasukan Turki di Afrin
-
tank Turki
Demonstrasi warga distrik Afrin, salah satu wilayah warga Kurdi, di Utara Suriah yang menentang masuknya peralatan militer Turki ke distrik itu berujung dengan aksi kekerasan oleh pasukan Turki.
Press TV (29/10) mengutip situs berita berbahasa Kurdi, Rudaw melaporkan, menyusul langkah Turki membangun dinding beton pembatas di desa Surke, bagian dari wilayah Rajo, distrik Afrin, Suriah, warga Kurdi di distrik ini menuntut penarikan peralatan militer Turki dari kota mereka.
Militer Turki menembakkan gas air mata, peluru plastik dan menyemprotkan air ke arah demonstran, akibatnya dua warga Suriah terluka.
Warga kota Kurdi, Kobani, Suriah juga beberapa kali menggelar demonstrasi menentang masuknya pasukan Turki dan tank-tanknya ke wilayah-wilayah di perbatasan Barat kota itu.
Turki sebagai salah satu pendukung utama teroris, mengklaim berperang melawan terorisme dan melancarkan operasi militer "Perisai Furat" sejak 24 Agustus lalu di Utara Suriah. Operasi itu sebenarnya untuk menyerang pasukan Kurdi Suriah dan bekerjasama dengan kelompok teroris. Operasi tersebut menewaskan sedikitnya 100 warga sipil Suriah dan merebut lebih dari 1000 km wilayah negara itu.
Suriah, Agustus lalu mengirim dua surat terpisah kepada Sekjen PBB dan Ketua Dewan Keamanan untuk memprotes operasi militer Turki di wilayahnya. Damaskus menyebut langkah Turki itu sebagai pelanggaran tegas atas kedaulatan negaranya dan merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. (HS)