Pejabat Suriah Jelaskan Alasan Lamanya Operasi di Aleppo
Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad, mengatakan Amerika Serikat dan sekutunya di Timur Tengah sedang mencoba untuk menutupi kekalahan kelompok teroris Daesh di Suriah.
Dalam wawancaranya dengan kantor berita IRIB di Tehran, Selasa (8/11/2016), Mekdad menuturkan, Daesh di Suriah sedang hancur total, tapi para pendukungnya sedang melancarkan propaganda anti-Damaskus dengan tujuan menutupi kemenangan yang diraih oleh militer dan rakyat Suriah terhadap teroris.
Saat ini, lanjutnya, AS, rezim Zionis Israel dan beberapa negara regional termasuk Arab Saudi dan Qatar telah memberikan dukungan finansial dan persenjataan kepada teroris. Mereka ingin menghancurkan integritas teritorial dan independensi Suriah.
"Pendekatan anti-Suriah yang mereka adopsi tidak akan membawa hasil apapun," tegas Mekdad.
Saat ditanya tentang alasan lamanya operasi militer di Aleppo, Mekdad menerangkan bahwa militer Suriah sama sekali tidak ingin seperti teroris Daesh, yang menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia. Jadi, pembebasan Aleppo terus dilakukan tanpa ada korban dari pihak sipil.
Ia juga menilai pelaksanaan pertemuan komite bersama politik Iran-Suriah, sangat positif dan konstruktif. "Pertemuan ini akan terus dilanjutkan secara aktif," tambahnya.
Wamenlu Suriah tiba di Tehran pada hari Minggu untuk mengikuti pertemuan komite bersama politik Iran-Suriah. (RM)