MSF Peringatkan Memburuknya Kondisi Perempuan Yaman
Organisasi Dokter Tanpa Batas (Medecins Sans Frontieres/Doctors Without Borders/MSF) memperingatkan kondisi buruk para perempuan Yaman disebabkan kelanjutan agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke negara ini.
Seperti dilansir Saba Net, MSF dalam pernyataannya pada Jumat (30/12/2016) menyebutkan bahwa agresi militer Arab Saudi ke Yaman telah memperburuk kondisi ekonomi di negara ini, meningkatkan biaya perjalanan masyarakat dan menyebabkan kerusakan infrastruktur seperti jalan-jalan serta berhentinya aktivitas berbagai rumah sakit karena rusak.
MSF menegaskan, banyak perempuan terutama wanita hamil yang tidak bisa mengakses rumah sakit dan mendapat pelayanan kesehatan.
Menurut MSF, berhentinya aktivitas rumah sakit-rumah sakit akibat berlanjutnya krisis di Yaman telah menyebabkan para ibu hamil harus menempuh perjalanan selama berjam-jam untuk mencapai sebuah pusat kesehatan.
MSF menjelaskan, lokasi pusat-pusat pengobatan yang terletak di kawasan perang atau harus melewati kawasan tersebut, di mana sewaktu-waktu menjadi target serangan udara adalah kesulitan lain yang dihadapi oleh para wanita Yaman.
Menurut MSF, sebagian wanita hamil terpaksa melahirkan di rumah mereka sendiri dalam kondisi sulit dan tidak sehat.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang memperoleh lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai sejak tanggal 26 Maret 2015.
Menurut Pusat HAM Yaman, invasi militer ini telah merenggut nyawa lebih dari 11.400 warga Yaman dan melukai sedikitnya 19.340 lainnya. Di antara korban tewas terdapat sekitar 2.500 anak dan lebih 1.800 perempuan .
Infrastruktur penting Yaman seperti rumah sakit, sekolah, bandara, pelabuhan, pabrik dan fasilitas publik lainnya juga luluh lantak akibat agresi tersebut. (RA)