Militer Irak Tewaskan Ratusan Teroris Daesh di Mosul
Dalam kelanjutan operasi pembebasan Mosul dari pendudukan Daesh, militer Irak tewaskan ratusan anasir kelompok teroris itu.
Press TV (1/1) melaporkan, Abdul Amir Rashid Yarallah, Komandan Operasi Provinsi Ninawa mengatakan, unit tempur pasukan pemerintah Irak membebaskan desa Al Arkoub di Utara Mosul dari tangan Daesh dan mengibarkan bendera Irak di gedung-gedung desa itu.
Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan, dua bom mobil dan dua pelontar mortir milik teroris di desa Al Arkoub berhasil dihancurkan dan sejumlah anasir teroris Takfiri tewas.
Tiga kendaraan dan tiga buldoser milik teroris di wilayah Utara Mosul dihancurkan dan lebih dari 55 anasir teroris tewas.
Sementara itu di wilayah Timur kota Mosul, sebuah gudang bahan peledak dan amunisi yang juga berisi bom mobil berhasil diledakkan.
Aparat kepolisian federal Irak di Selatan Mosul menghancurkan delapan bom mobil dan menewaskan lebih dari 86 anasir teroris Daesh. Sebelumnya di wilayah yang sama, 28 teroris Takfiri juga tewas di tangan polisi Irak.
Kantor berita Al Forat News mengabarkan, pasukan sukarelawan rakyat dibantu polisi federal Irak di Barat Mosul, membebaskan desa Shukran setelah menewaskan sejumlah banyak anasir teroris.
Situs internet Al I'lamul Harbi menulis, aparat kepolisian federal Irak di Tenggara Mosul, berhasil membebaskan sejumlah warga sipil dari tangan teroris Daesh.
Operasi pembebasan Mosul, pusat Provinsi Ninawa dimulai 17 Oktober 2016 lalu atas perintah langsung Haider Al Abadi, Perdana Menteri Irak, dan diikuti oleh militer, polisi, pasukan sukarelawan rakyat Irak dan Peshmerga, Kurdi. (HS)