Hashd al-Shaabi Cegah Masuknya Bantuan Daesh ke Mosul
Juru bicara Hashd al-Shaabi mengatakan, pasukan relawan Irak memantau penuh perbatasan Irak dan Suriah untuk mencegah masuknya segala bentuk bantuan kepada kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) ke Mosul.
"Pasukan relawan Irak tidak mengizinkan kekuatan ilegal apapun untuk mengontrol berbagai wilayah perbatasan Irak," kata Ahmad al-Assadi, Rabu (18/1/2017).
Ia menambahkan, al-Hashd al-Shaabi mengikuti instruksi Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Irak dan tidak akan pernah menarik kesuksesan militernya meskipun seandainya ada tekanan dari Amerika Serikat dan sejumlah kekuatan regioal.
Sementara itu, Abdul Amir Rashid Yarallah, salah satu komandan operasi pembebasan kota Mosul, pusat Provinsi Nineveh, mengatakan, pasukan Irak di poros utara Mosul berhasil membebaskan tiga distrik dari pendudukan Daesh.
Ia menambahkan, jet-jet tempur Irak juga berhasil menghancurkan dua bom mobil Daesh dan menewaskan beberapa teroris Takfiri ini.
Operasi pembebasan kota Mosul di Pusat Provinsi Nineveh telah dimulai pada tanggal 17 Oktober 2016 dari enam poros atas instruksi Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak yang sekaligus sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata negara ini. (RA)