Hizbullah Kepada Palestina: Kalian Tidak Sendirian!
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i33264-hizbullah_kepada_palestina_kalian_tidak_sendirian!
Gerakan Muqawama Hizbullah Lebanon, Sekretaris Jenderal Sayyid Hassan Nasrullah memuji dukungan Iran terhadap Palestina di saat negara-negara lain berpihak kepada Israel.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 21, 2017 09:59 Asia/Jakarta
  • Sayyid Hassan Nasrullah
    Sayyid Hassan Nasrullah

Gerakan Muqawama Hizbullah Lebanon, Sekretaris Jenderal Sayyid Hassan Nasrullah memuji dukungan Iran terhadap Palestina di saat negara-negara lain berpihak kepada Israel.

Dalam wawancara dengan IRIB pada Senin malam (20/02/2017), Sayyid Nasrullah menekankan bahwa Iran mengirim pesan solidaritas kuat kepada bangsa Palestina dengan menjadi tuan rumah konferensi mendukung Intifada Palestina.

 

Tehran menggelar konferensi internasional dua-hari tentang dukungan terhadap Palestina pada Selasa (21/02/2017) yang diperkirakan akan dihadiri 80 delegasi dari seluruh dunia.

 

Dikatakannya, "Hasil dan pesan terpenting dari langkah ini untuk bangsa Palestina adalah bahwa Anda tidak sendirian dan bahwa negara penting dan kuat di kawasan mendukung Anda," katanya.

 

Ditekankan Nasrullah bahwa waktu pelaksanaan konferensi ini sangat penting karena bertepatan dengan perubahan kebijakan baru-baru ini di AS terkait apa yang disebut dengan solusi dua negara.

 

Pada konferensi pers dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Washington awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump menepis kebijakan Washington sebelumnya yang mendukung solusi dua-negara dalam konflik antara Palestina dan Israel.

 

Nasrullah mencatat bahwa langkah AS itu penting karena mengakhiri permainan bohong Israel terhadap Palestina dan sekalitus memiliki efek positif karena membongkar tujuan rezim Tel Aviv yang sebenarnya.

 

Di bagian lain pernyataannya Sayyid Nasrullah menyinggung pernyataan terbaru seorang pejabat militer AS bahwa kemungkinan Gedung Putih akan mengirim pasukan tempur ke Suriah.

 

Nasrullah menekankan bahwa langkah tersebut tidak diragukan akan meningkatkan gejolak dan pertempuran di negara yang telah dilanda perang bertahun-tahun itu serta akan memperumit situasi.(MZ)