Faisal Miqdad: Agresi AS untuk Dukung Daesh dan Front Al-Nusra
-
Faisal Miqdad
Deputi menteri luar negeri Suriah, Faisal Miqdad menyatakan, serangan rudal Amerika Serikat ke pangkalan udara al-Shayrat merusak citra pemerintah Donald Trump dan berlanjutnya pendekatan seperti ini menunjukkan Washington kembali ke era perang dingin.
Seperti dilaporkan IRNA, Faisal Miqdad Senin (10/4) dalam sebuah wawancara mengatakan, kapal perang Amerika hari Jumat ketika menyerang pangkalan udara al-Shayrat di Provinsi Homs, pangkalan ini merupakan pusat utama melawan kelompok teroris Daesh dan Front al-Nusra di kawasan dan agresi Amerika ini ditujukan untuk mendukung kelompok teroris sehingga upaya PBB di sidang Astana dan Jenewa gagal.
Ia menambahkan, Suriah dengan dukungan Rusia mampu membela diri dari serangan rudal musuh. Faisal Miqdad juga menyatakan bahwa perang melawan kelompok teroris dan kerjasama dengan Irak dalam rangka memberantas akar fenomena buruk ini akan tetap berlanjut.
Deputi menlu Suriah mengungkapkan, “Pemerintah Trump kini bertindak di luar janji-janji kampanyenya dan ini menunjukkan ketidakjujuran pemimpin Amerika.”
Ia juga menepis intervensi pemerintah Suriah di serangan kimia Selasa lalu di Idlib. “Damaskus tidak pernah menggunakan senjata kimia,” tegas Faisal Miqdad. (MF)