Lagi, Belasan Warga Palestina Ditangkap
-
Warga Palestina ditahan militer Israel
Aparat keamanan rezim Zionis Israel menyerbu Tepi Barat dan menangkap belasan warga Palestina.
Seperti dilansir FNA, aparat keamanan Israel menyerang beberapa wilayah Tepi Barat pada Selasa (25/4/2017) dan menangkap 15 warga Palestina.
Mereka ditangkap atas tudingan palsu pelanggaran keamanan seperti mengganggu keamanan dan melempar bom-bom molotov.
Sementara itu, pengunjuk rasa Palestina yang mengumumkan solidaritas kepada para tahanan yang mogok makan juga bentrok dengan aparat keamanan rezim Zionis di al-Bireh, pusat Tepi Barat pada Senin malam. Insiden ini menyebabkan dua pemuda Palestina terluka.
Aparat keamanan Israel menggunakan gas air mata untuk membubarkan para demonstran sehingga menyebabkan beberapa orang mengalami sesak nafas.
Lebih dari 6.000 warga Palestina mendekam di berbagai penjara Israel dalam kondisi memprihatinkan.
Sejak pekan lalu, sekitar 1.500 tahanan Palestina mogok makan untuk memprotes kondisi buruk di penjara dan berbagai pembatasan ketat lainnya.
Mereka memulai mogok makan pada Senin, 17 April bertepatan dengan Hari Tahanan Palestina. Aksi yang dilakukan dengan slogan "Kebebasan dan Martabat" itu merupakan bentuk protes terhadap kebijakan dan perilaku rasis rezim Zionis terhadap tahanan.
Sejumlah media menyebutkan bahwa hingga sekarang, 2.000 tahanan Palestina bergabung dalam aksi itu. (RA)