Assad: Saya Mundur Jika Suriah tidak Bebas Dua Tahun Lagi
-
Bashar al-Assad
Presiden Suriah Bashar al-Assad, mengatakan militer Suriah telah memulihkan kekuatannya dan menikmati dukungan dari Hizbullah Lebanon dan Rusia.
Dalam pertemuan dengan para tokoh Lebanon di Damaskus, Senin (8/5/2017), Assad menuturkan, pemerintah ingin membersihkan Suriah dari keberadaan teroris dan takfiri serta mengembalikan peran regional Suriah. Demikian dilaporkan televisi al-Alam.
"Saya akan mundur jika Suriah tidak bebas dalam dua tahun ke depan. Tapi saya yakin Suriah akan bebas dari cengkraman teroris," tegasnya.
Assad lebih lanjut menandaskan bahwa ia belum berdamai dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, karena Erdogan telah menyebabkan kematian warga Suriah.
"Arab Saudi juga akan sangat menyesal," tandasnya.
"Militer Suriah akan segera memasuki Deir ez-Zor dan Raqqa, dan selanjutnya akan tiba di Idlib untuk menghancurkan Front al-Nusra. Kami juga akan membersihkan teroris di Provinsi Rif Dimashq," pungkasnya. (RM)