Al-Abadi: Militer Irak Bebaskan Banyak Wilayah dari Pendudukan Daesh
-
Haider al-Abadi. PM Irak
Perdana Menteri Irak mengatakan, sejak dimulainya operasi pembebasan kota Mosul hingga sekarang, banyak wilayah yang telah berhasil dibebaskan dari pendudukan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) dan kerugian terkecil juga dialami warga sipil di kota ini.
Haider al-Abadi mengatakan hal itu ketika membela kinerja militer Irak dalam memberantas teroris Daesh.
Ia juga merespon klaim beberapa pihak yang mengatakan bahwa kemenangan Irak dicapai atas bantuan asing.
"Semua operasi militer di semua tahap di Irak dirancang oleh militer dan pasukan Angkatan Bersenjata negara ini," ujarnya seperti dilansir Alalam, Rabu (10/5/2017).
Ia menambahkan, operasi pembebasan Nineveh, utara Irak meluas hingga ke perbatasan Irak dengan Suriah dan perencanaan setelahnya adalah menciptakan keamaanan di perbatasan untuk mencegah keluar masuknya anggota kelompok teroris Takfiri Daesh antara Irak dan Suriah.
PM Irak menegaskan, operasi pembebasan penuh distrik Anah dan Rawa di perbatasan dengan Suriah akan segera dimulai.
Operasi pembebasan kota Mosul, pusat Provinsi Nineveh dimulai sejak Oktober 2016 atas instruksi Haider al-Abadi, PM Irak.
Setelah berhasil membebaskan timur kota Mosul dari pendudukan teroris Daesh, militer Irak memulai operasi mereka di sebelah barat kota ini sejak Februari 2017. Kini lebih dari 80 persen barat Mosul berhasil dibebaskan dari pendudukan Daesh. (RA)