Pejabat Israel: Tiba Saatnya untuk Membunuh Assad
-
Yoav Galant
Menteri Perumahan dan Konstruksi rezim Zionis Israel menunjukkan sikap terbuka anti-Bashar Al Assad dengan meminta agar Presiden Suriah itu diteror.
Surat kabar Israel, Jerusalem Post (16/5) menulis, Yoav Galant, Menteri Perumahan dan Konstruksi Israel, Selasa (16/5) di Baitul Maqdis membenarkan klaim Amerika Serikat terkait kebijakan dan kejahatan Bashar Al Assad terhadap warganya dan mengatakan, sudah tiba saatnya untuk membunuh Presiden Suriah.
"Setelah memotong 'ekornya', kita akan mendapatkan kepala ular itu yang ada di Tehran," katanya.
Pada hari Senin (15/5), Stuart Jones, Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk urusan Timur Dekat mengklaim, pemerintah Suriah menjebloskan ribuan orang ke penjara dan membunuh mereka secara massal.
Pemerintah Suriah membantah tuduhan Stuart Jones itu dan menyebutnya tidak berdasar. Klaim itu, kata Damaskus, disampaikan untuk menutupi dukungan Barat atas para teroris.
Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan beberapa negara kawasan, sejak enam tahun lalu melancarkan perang terhadap pemerintah dan rakyat Suriah.
Perang itu dimaksudkan untuk menggulingkan pemerintahan konstitusional Bashar Al Assad, namun gagal dan hanya menghancurkan infrastruktur Suriah dan membunuh ribuan warga negara itu. (HS)