Perundingan Palestina-Israel terkait Mogok Makan Tahanan Gagal
-
Rakyat Palestina Menuntut Pembebasan Marwan Barghouti
Kepala Komite Urusan Tahanan Palestina mengatakan, perundingan dengan para pejabat rezim Zionis Israel tentang tahanan Palestina hingga sekarang belum membuahkan hasil.
"Berita sejumlah media yang mengutip departemen penjara rezim Zionis (Israel) tentang kesepahaman dalam perundingan adalah tidak benar," kata Issa Qaraqe, Senin (22/5/2017) seperti dilaporkan IRNA.
Sebelum kunjungan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat ke Palestina pendudukan (Israel), surat kabar Zionis, Haaretz mempublikasikan berita bahwa departemen urusan tahanan Israel telah menyelesaikan perundingan dengan perwakilan tahanan Palestina untuk mengakhiri mogok makan mereka.
Sementara itu, Komite Informasi tentang Mogok Makan Tahanan Palestina mengumumkan bahwa 110 tahanan menghadapi kondisi berbahaya setelah berlalunya 35 hari dari mogok makan mereka.
Ribuan tahanan Palestina dilaporkan mulai mogok makan pada Senin, 17 April 2017 bertepatan dengan Hari Tahanan Palestina. Aksi ini untuk memprotes perilaku buruk para sipir penjara dan berbagai pembatasan ketat lainnya.
Aksi yang dilakukan dengan slogan "Kebebasan dan Martabat" itu adalah bentuk protes terhadap kebijakan dan perilaku rasis rezim Zionis. (RA)