Ratusan Pasukan Agresor dari Sudan Tewas di Yaman
-
perang Yaman
Ratusan militer agresor Sudan tewas atau terluka di Yaman selama sebulan lalu.
Menurut laporan televisi Al-Masirah, sebuah sumber militer di Yaman menyatakan, 136 pasukan militer Sudan yang tergabung dalam pasukan koalisi Arab Saudi, tewas pada pada bulan Mei dan 244 orang lainnya terluka.
Laporan lain menyebutkan, tiga antek-antek Arab Saudi tewas pada Ahad pagi (4/6/2017) di tangan militer dan pasukan relawan rakyat Yaman di dua provinsi Shabwah dan Taizz.
Pasukan Yaman juga menembak jatuh sebuah pesawat drone pengintai Arab Saudi di wilayah Al-Amri.
Laporan lainnya menambahkan, Abdul Malik Al-Mukhalafi, eks menteri luar negeri era pemerintahan presiden Yaman yang mengundurkan diri, menyatakan pihaknya mendukung usulan utusan khusus PBB untuk Yaman, soal penglolaan pelabuhan Al-Hudaidah di Yaman pihak ketiga.
Ismail Ould Cheikh Ahmed mengusulkan kepada pemerintah Yaman dan Ansarullah agar pelabuhan Al-Hudaidan diserahkan kepada pihak ketiga yang netral atau di bawah pengawasan PBB.
Usulan tersebut sama seperti menjiplak langkah dan rencana Arab Saudi dalam beberapa bulan terakhir untuk menguasai pelabuhan-pelabuhan penting Yaman. Langkah pejabat PBB ini juga berarti memberikan legitimasi pada aksi-aksi brutal Arab Saudi dalam memblokade Yaman demi mewujudkan tujuannya.
Dengan dukungan Amerika Serikat, Arab Saudi sejak Maret 2015 melancarkan serangan ke Yaman dengan alasan untuk mengembalikan pemerintahan Abd Rabbuh Mansour Hadi mantan presiden Yaman yang mengundurkan diri. Agresi Saudi hingga kini telah menewaskan dan melukai puluhan ribu warga Yaman.(MZ)