Ketegangan Regional Meningkat, Menlu Oman Kunjungi Qatar
-
Yusuf bin Alawi, Menlu Oman.
Menteri Luar Negeri Oman berkunjung ke Doha menyusul meningkatnya ketegangan antara Qatar dengan sejumlah negara Arab di pesisir Teluk Persia.
Seperti dilansir FNA, Kementerian Luar Negeri Oman pada Senin (5/6/2017) menyatakan bahwa Yusuf bin Alawi dalam kunjungan yang telah direncanakan sebelumnya telah tiba di Qatar pada Senin dan lawatan ini tidak ada hubungannya dengan ketegangan terbaru antara pemerintah Doha dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir.
Namun para pakar menilai tujuan utama dari kunjungan Menlu Oman ke Doha sebagai upaya untuk mengevaluasi krisis tebaru di antara negara-negara Arab.
Pada Senin pagi, Arab Saudi, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar.
Negara-negara itu menyatakan bahwa mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar disebabkan dukungan Doha kepada kelompok-kelompok yang didukung oleh Iran.
Oman dan Kuwait adalah dua negara yang hingga sekarang belum mengumumkan dukungannya kepada langkah Arab Saudi itu dan masih menjaga hubungan diplomatik mereka dengan Qatar.
Arab Saudi pada Senin malam berusaha membujuk Kuwait untuk turut serta menekan Qatar. Pangeran Khalid al-Faisal bin Abdul Aziz, Penasihat Raja Arab Saudi dan juga Gubernur Mekah melakukan kunjungan mendadak dan tidak dijadwalkan sebelumnya ke Kuwait.
Dilaporkan pula bahwa salah satu pejabat tinggi Uni Emirat Arab beberapa hari lalu telah diutus ke Oman untuk membujuk para pejabat negara ini agar menyertai kebijakannya, namun pemerintah Muscat mengumumkan bahwa pihaknya hanya siap sebagai penengah dan tidak ingin bertikai dengan negara tertentu.
Pasca kunjungan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat ke Arab Saudi dan penandatanganan kontrak senjata antara Washington dan Riyadh senilai 110 miliar dolar serta pidato Trump dalam Konferensi Tingkat Tinggi Arab-Amerika, perselisihan antara Qatar dan sejumlah negara Arab semakin jelas. (RA)