Menlu Saudi: Sanksi terhadap Qatar Berlanjut
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i40570-menlu_saudi_sanksi_terhadap_qatar_berlanjut
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir mengatakan, sanksi-sanksi terhadap Qatar akan berlanjut sampai dilaksanakannnya tuntutan dan syarat Riyadh kepada Doha. Ini merupakan kelanjutan permusuhan kebijakan Arab Saudi terhadap negara tetangganya itu.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Jul 06, 2017 01:26 Asia/Jakarta
  • Adel al-Jubeir, Menlu Arab Saudi
    Adel al-Jubeir, Menlu Arab Saudi

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir mengatakan, sanksi-sanksi terhadap Qatar akan berlanjut sampai dilaksanakannnya tuntutan dan syarat Riyadh kepada Doha. Ini merupakan kelanjutan permusuhan kebijakan Arab Saudi terhadap negara tetangganya itu.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada tanggal 5 Juni 2017 atas tuduhan bahwa pemerintah Doha mendukung kelompok-kelompok teroris.

Pada 23 Juni, empat negara Arab itu mengajukan 13 syarat untuk normalisasi hubungan dengan Qatar, di mana tenggat waktunya habis pada tanggal 2 Juli 2017. Namun dengan mediasi Kuwait, tenggat waktu tersebut diperpanjang hingga 48 jam yaitu sampai Selasa malam, 4 Juli 2017

Tuntutan terpenting Arab Saudi dan sekutunya adalah pemutusan hubungan Qatar dengan Republik Islam Iran dan Hizbullah Lebanon, penghentian penuh jaringan Aljazeera dan penutupan pangkalan militer Turki di Qatar.

Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Menlu Qatar pada Senin malam menyerahkan jawaban tertulis Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Emir Qatar terkait syarat-syarat Arab Saudi kepada Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah, Emir Kuwait.

Kuwait juga segera menyerahkan jawaban Qatar tersebut kepada Arab Saudi, Mesir, UEA dan Bahrain pada Selasa malam.

Menlu empat negara tersebut kemudian menggelar pertemuan di Mesir pada Rabu (5/7/2017) untuk mengevaluasi jawaban Qatar.

Sameh Sukri, Menlu Mesir pasca pertemuan itu mengatakan, Qatar memberikan jawaban negatif terhadap 13 syarat dari empat negara Arab ini.

Adel al-Jubeir, Menlu Arab Saudi usai pertemuan tersebut juga mengatakan bahwa Riyadh dan sekutunya akan mengambil langkah baru anti-Doha di waktu yang tepat. (RA)