PM Rezim Zionis Cabut Instruksinya Menutup Masjid al-Aqsa
-
Benjamin Netanyahu, PM rezim Zionis Israel
Perdana Menteri rezim Zionis Israel terpaksa mencabut instruksinya untuk menutup pintu-pintu gerbang Masjid al-Aqsa dan akan membukanya kembali pada Minggu siang, 16 Juli 2017.
Benjamin Netanyahu mencabut instruksinya untuk menutup pintu-pintu gerbang Masjid al-Aqsa pada Sabtu (15/7/2017) malam menyusul protes luas dari dalam dan luar Palestina.
Aparat keamanan rezim Zionis menutup pintu-pintu Masjid al-Aqsa bagi para pengunjung dan jamaah shalat Paelstina sejak hari Jumat atas perintah Netanyahu.
Tindakan tersebut menyulut kemarahan luas umat Islam di Baitul Maqdis, Ramallah dan berbagai daerah Palestina.
Pemuda-pemuda Palestina berusaha mematahkan blokade militer terhadap Masjid al-Aqsa pada Sabtu malam, namun aparat keamanan rezim Zionis menghalangi dan menganiaya mereka.
Ribuan warga Palestina juga menunaikan Shalat Maghrib di dekat lokasi Masjid al-Aqsa. Penutupan pintu-pintu Masjid al-Aqsa hingga sekarang masih menuai reaksi dan kecaman dari para pejabat negara-negara Muslim dan internasional termasuk juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Ghasemi.
Tindakan agresif Israel terhadap Masjid al-Aqsa dilakukan ketika Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB, UNESCO pada tanggal 13 Oktober 2016 mengesahkan draf resolusi yang membantah bahwa Masjid Al Aqsa adalah milik umat Yahudi dan menetapkan masjid ini sebagai milik umat Islam.
UNESCO menolak segala bentuk hubungan bersejarah dan keagamaan atau budaya orang-orang Yahudi dengan Masjid al-Aqsa. Keputusan ini diambil setelah 24 negara anggota UNESCO memberikan suara setuju, enam negara menolak dan 26 negara lainnya memilih abstain. (RA)