Pejabat Kurdistan Irak Tindak Tegas Penentang Referendum
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i44879-pejabat_kurdistan_irak_tindak_tegas_penentang_referendum
Sumber-sumber Irak mengabarkan tekanan para pejabat Kurdistan terhadap media Kurdi yang menentang referendum pemisahan wialyah ini dari Irak. Referendum pemisahan wilayah Kurdistan dari Irak dimulai pada Senin (25/9/2017) pagi.
(last modified 2026-02-27T10:04:47+00:00 )
Sep 25, 2017 16:59 Asia/Jakarta
  • Masoud Barzani, Pemimpin Kurdistan Irak
    Masoud Barzani, Pemimpin Kurdistan Irak

Sumber-sumber Irak mengabarkan tekanan para pejabat Kurdistan terhadap media Kurdi yang menentang referendum pemisahan wialyah ini dari Irak. Referendum pemisahan wilayah Kurdistan dari Irak dimulai pada Senin (25/9/2017) pagi.

Alalam mengutip sumber-sumber Irak menyebutkan, para pejabat Kurdistan Irak menghentikan penyiaran program jaringan NRT karena mengambil posisi yang menentang penyelenggaraan referendum di Kurdistan.

Disebutkan pula bahwa pasukan Peshmerga mengancam penduduk distrik Jalawla (Jalula) dan sebuah distrik lainnya di Provinsi Diyala, timur Irak, bahwa jika mereka tidak berpartisipasi dalam referendum, mereka akan diusir.

Referendum pemisahan Kurdistan Irak akhirnya dimulai. Pemungutan suara sudah dibuka sejak pukul 05.00 pagi waktu setempat, Senin, 25 September 2017. Referendum yang digelar untuk pemisahan Kurdistan dari Irak ini dilakukan di tengah-tengah tekanan dari pemerintah pusat dan juga negara-negara asing. (RA)