Netanyahu Geram Palestina Bergabung dengan Interpol
-
Kantor Interpol
Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benyamin Netanyahu mereaksi bergabungnya Palestina dengan Komisi Polisi Kriminalitas Internasional (Interpol).
Menurut laporan Tasnim News mengutip Aljazeera, Benyamin Netanyahu menandaskan, bergabungnya Palestina dengan interpol menjadi pukulan telak bagi perundingan damai. Netanyahu mengklaim, bergabungnya Palestina dengan interpol tidak akan dibiarkan tanpa reaksi nyata.
Dalam hal ini, Menteri Luar Negeri Otorita Ramallah, Riyad al-Maliki seraya menjelaskan bahwa keanggotaan Palestina di interpol sebuah kemenangan mengatakan, kemenangan ini diraih berkat sikap mendasar mayoritas anggota interpol.
Perwakilan dari 158 negara di sidang Majelis Umum Komisi Polisi Kriminalitas Internasional (Interpol) yang digelar di Beijing, Cina hari Rabu (27/9) menyetujui keanggotaan Palestina di lembaga ini.
Interpol dengan 190 anggota merupakan organisasi internasional terbesar kedua setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (MF)