Ulama Lebanon Kecam Kejahatan Saudi di Yaman
-
Serangan udara Arab Saudi ke Yaman.
Ulama Lebanon mengecam berbagai kejahatan Arab Saudi terhadap rakyat Yaman dan berbagai fitnah rezim Al Saud di negara mereka.
Seperti dilansir Rasanews, Selasa (14/11/2017), para ulama Lebanon dalam sebuah pernyataan menyebutkan, meningkatnya serangan udara Arab Saudi terhadap warga sipil Yaman dan blokade darat, laut dan udara terhadap negara ini merupakan kejahatan anti-kemanusiaan.
Agresi militer Arab Saudi ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 15.300 orang, terutama anak-anak dan perempuan, dan melukai banyak lainnya.
Dalam pernyataannya, para ulama Lebanon juga menyinggung peran Arab Saudi dalam pengunduran diri Saad al-Hariri, PM Lebanon. Mereka menyerukan rakyat Lebanon untuk menjaga persatuan dalam menghadapi para pembuat fitnah ini.
"Negara-negara sahabat dan sekutu Lebanon harus menekan Arab Saudi dan memaksanya untuk mengizinkan Saad al-Hariri kembali ke Lebanon," tegas pernyataan itu.
Sebelumnya, Saad al-Hariri mengumumkan pengunduran dirinya sebagai PM Lebanon pada Sabtu, 4 November 2017. Pengunduran diri ini diumumkannya di Riyadh, ibukota Arab Saudi.
Banyak para pejabat Lebanon meyakini bahwa pengunduran diri al-Hariri disebabkan tekanan Arab Saudi dan bertujuan untuk "memukul" Hizbullah Lebanon dari dalam dan luar negeri. (RA)