Hamas Sebut Otorita Ramallah Mencegah Rekonsiliasi
-
Hamas
Hamas menyatakan, Otoritas Ramallah mencegah kesepakatan rekonsiliasi penting antara gerakan muqawama dan gerakan Fatah.
Hamas mengemukakan pernyataan tersebut pada Sabtu (2/12/2017), ditujukan kepada Perdana Menteri Otoritas Ramallah, Rami Hamdallah.
Puncak perselisihan Fatah dan Hamas terjadi pasca kemenangan telak Hamas pemilu parlemen Palestina pada tahun 2006. Sejak saat itu, Hamas mengendalikan Jalur Gaza, sementara Fatah mengelola Tepi Barat yang diduduki Israel.
Telah diupayakan berulangkali untuk menyelesaikan perselisihan kedua belah pihak dan yang terbaru pada bulan Oktober lalu, ketika mereka menandatangani kesepakatan bersejarah di ibukota Mesir, Kairo.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Otorita Ramallah akan mengendalikan Gaza, dan mengakhiri serangkaian tindakan hukuman terhadap wilayah Jalur Gaza, termasuk penolakannya untuk membayar Israel dalam menyediakan listrik untuk Jalur Gaza.
Namun, Otoritas Ramallah telah melewati batas waktu untuk pengambilalihan Jalur Gaza, yang telah ditetapkan pada 1 Desember dan terus menerapkan sanksi terhadap wilayah tersebut.(MZ)