Hamas Tegaskan Penguatan Hubungannya dengan Iran
-
Mahmoud al-Zahar, anggota senior Hamas.
Anggota senior Biro Politik Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) menekankan pentingnya untuk memperkuat hubungan dengan Republik Islam Iran
"Pasukan Muqawama akan berjuang untuk membebaskan Masjid al-Aqsa, dan mereka harus menggunakan semua kapasitas umat Islam untuk mencapai tujuan ini," kata Mahmoud al-Zahar dalam wawancara dengan IRNA, Senin (4/12/2017).
Ia menambahkan, senjata Muqawama adalah garis merah Hamas dan Muqawama juga tidak akan meletakkan senjatanya setelah kesepakatan terbaru dengan otorita Ramallah.
Ketimbang berusaha untuk melucuti senjata Muqawama, lanjut al-Zahar, mereka seharusnya mengerahkan kemampuannya untuk memperkuat Muqawama dan mendukungnya.
"Tuduhan palsu dan tidak berdasar terhadap Hamas dan Hizbullah Lebanon tidak akan melemahkan umat Islam. Negara-negara Arab dan Muslim harus mendukung Hizbullah dalam menumpas teroris dan mendukung Muqawama Palestina," tegasnya.
Anggota senior Hamas itu mengatakan, Palestina bukan hanya masalah Arab, namun juga masalah dunia Islam dan bahkan masalah kemanusiaan. Rezim Zionis Israel, lanjutnya, adalah rezim penjajah terakhir di dunia dan semua harus berusaha untuk mengakhiri rezim ini.
"Hari ini, negara-negara Arab dan Muslim alih-alih membantu Palestina, namun justru berperilaku sebaliknya, namun mereka harus mengetahui bahwa mereka akan gagal dan kemenangan rakyat Palestina adalah sebuah kepastian," pungkasnya. (RA)