Mufti Agung Suriah: Kita akan sampai ke al-Quds
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i47741-mufti_agung_suriah_kita_akan_sampai_ke_al_quds
Mufti Agung Suriah mengatakan, hari ini saya memberikan kabar gembira bahwa pasca Mosul Irak, Deir ez-Zor dan Aleppo Suriah, telah terbuka jalan dari Tehran ke Mosul, Baghdad, Deir ez-Zor, Aleppo, Hama, Homs, Damaskus, Beirut dan Jabal 'Amil, maka atas kehendak Allah Swt, jalan ini akan berakhir di al-Quds.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Des 05, 2017 16:32 Asia/Jakarta
  • Sheikh Ahmed Badreddin Hassoun, Mufti Agung Suriah.
    Sheikh Ahmed Badreddin Hassoun, Mufti Agung Suriah.

Mufti Agung Suriah mengatakan, hari ini saya memberikan kabar gembira bahwa pasca Mosul Irak, Deir ez-Zor dan Aleppo Suriah, telah terbuka jalan dari Tehran ke Mosul, Baghdad, Deir ez-Zor, Aleppo, Hama, Homs, Damaskus, Beirut dan Jabal 'Amil, maka atas kehendak Allah Swt, jalan ini akan berakhir di al-Quds.

Sheikh Ahmed Badreddin Hassoun mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-31 di Tehran, ibukota Iran, Selasa (5/12/2017).

Menurutnya, jalan yang terbuka tersebut adalah jalan yang lurus, dimana Suriah dan Iran telah mencapai kemenangan.

Ia menambahkan, Republik Islam Iran telah mencapai kemenangan dan kebijakan negara ini adalah mendukung orang-orang tertindas di dunia.

"Dengan mengidentifikasi pemikiran yang menyesatkan dari musuh-musuh Islam, maka pemikiran yang muncul dari pendekatan antar-mazhab Islam sebagai pemikiran yang diperlukan di masjid-masjid dan huseniyah-huseiniyah di berbagai negara Muslim," pungkasnya.

Sementara itu, Sheikh Humam Hamoudi, Ketua Dewan Tinggi Islam Irak dalam pidatonya di konferensi tersebut meminta semua suku dan mazhab Islam untuk berusaha membentuk Peradaban Modern Islam dengan bersandar pada ajaran-ajaran progresif agama Islam.

Ulama Irak itu juga menyinggung berbagai konspirasi musuh yang menarget identitas Islam agar para pemuda Muslim tidak mengenal identitas yang sebenarnya dari Islam.

"Hari ini telah terbentuk sebuah perang yang sangat rumit terhadap umat Islam, dimana di balik konspirasi ini dan konspirasi-konspirasi lainnya terlihat jejak rezim Zionis Israel," ujarnya.

Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-31 di RII.

Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-31 dibuka di Tehran pada hari Selasa, 5 Desember 2017 dan akan berlanjut hingga 7 Desember.

Konferensi yang mengusung tema "Persatuan dan Persyaratan Peradaban Modern Islam" itu di hadiri oleh 500 tamu dari dalam dan luar negeri. (RA)