Jumat Kemarahan, Satu Warga Palestina Gugur dan Ratusan Cidera
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i47911-jumat_kemarahan_satu_warga_palestina_gugur_dan_ratusan_cidera
Bentrokan sengit antara militer rezim Zionis Israel dan demonstran Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza menggugurkan satu warga Palestina dan menciderai 300 lainnya.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Des 09, 2017 00:46 Asia/Jakarta
  • Demo Warga Palestina
    Demo Warga Palestina

Bentrokan sengit antara militer rezim Zionis Israel dan demonstran Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza menggugurkan satu warga Palestina dan menciderai 300 lainnya.

Pusat Informasi Palestina melaporkan, ratusan warga Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza Jumat (8/12) dalam sebuah aksi demo besar-besaran mengungkapkan kemarahan mereka atas keputusan Presiden AS, Donald Trump yang mengakui secara resmi al-Quds sebagai ibukota rezim ilegal Israel.

Trump dan Konspirasi anti Al-Quds

Patroli militer Israel di kota al-Khalil menggunakan amunisi perang dan bom gas menghadapi pemuda Palestina.

Warga al-Quds di aksinya seraya meneriakkan berbagai slogan menekankan, Baitul Maqdis kota Arab dan Islam serta Zionis tidak memiliki ikatan dengan kota ini.

Militer Israel dilaporkan menyerang para wartawan dengan gas beracun untuk mencegah peliputan demonstrasi di al-Quds. Wartawan televisi al-Alam juga mengalami luka-luka akibat brutalitas tentara Israel.

Sementara itu, kelompok nasional dan Islam al-Quds saat mereaksi keputusan terbaru Trump mengumumkan mogok massal di seluruh wilayah Palestina.

Ramallah, Nablus, Jenin dan Tulkarem juga menyaksikan bentrokan sengit antara warga Palestina dan militer Israel. Sejumlah besar warga Palestina di bentrokan ini mengalami cidera akibat menghirup gas air mata atau terkena peluru tentara Zionis.

Demo Anti Trump Warga Palestina

Adapun di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza juga dilaporkan bentrokan dan baku hantam antara pemuda Palestina dan tentara Israel.

Sementara dari Masjid al-Aqsa dilaporkan, sekitar 27 ribu warga Palestina menggelar shalat Jumat di tempat suci ini di bawah pengawasan ketat tentara Israel.

Sheikh Yusuf Abu Sneina, khatib Jumat Masjid al-Aqsa mengatakan, selain warga Palestina, warga dari berbagai negara seperti Turki, Indonesia, dan Brunai Darussalam juga menunaikan shalat Jumat di Masjid al-Aqsa.

Khatib shalat Jumat Masjid al-Aqsa di khutbahnya juga menekankan, langkah dan keputusan zalim Amerika anti rakyat Palestina bukan saja meningkatkan kekuatan, tapi juga memperkuat iman dan ketegaran warga tertindas Palestina. (MF)