Pejabat Hizbullah: AS Tahu Masanya Telah Berakhir di Timteng
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48381-pejabat_hizbullah_as_tahu_masanya_telah_berakhir_di_timteng
Perwakilan senior kantor Hizbullah Lebanon di Iran, Wessam Khalil menjelaskan, menyusul kehadiran kokoh front muqawama, nasib AS di kawasan Asia Barat akan berakhir, seraya menyatakan, Amerika Serikat sedang mundur secara gradual dari Asia Barat (Timur Tengah).
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
Des 19, 2017 09:50 Asia/Jakarta
  • Hizbullah
    Hizbullah

Perwakilan senior kantor Hizbullah Lebanon di Iran, Wessam Khalil menjelaskan, menyusul kehadiran kokoh front muqawama, nasib AS di kawasan Asia Barat akan berakhir, seraya menyatakan, Amerika Serikat sedang mundur secara gradual dari Asia Barat (Timur Tengah).

IRNA melaporkan, Khalil pada Senin malam (18/12/2017) dalam sebuah pertemuan politik dengan tema "Fakta Terbaru Regional" di Qom, menyinggung kekalahan beruntun seluruh program Zionis, Saudi dan Amerika Serikat di kawasan Asia Barat dan mengatakan, mengingat kekalahan parah dan beruntun program tersebut, Amerika Serikat sekarang praktis memandang nasibnya telah berakhir di Asia Barat.

pasukan Hizbullah

Pejabat senior Hizbullah Lebanon ini juga menyinggung pengunduran diri Saad Hariri, Perdana Menteri Lebanon pada 4 November 2017 dan menjelaskan, para penguasa tidak bijak Arab Saudi, melalui makar ini berusaha menyulut fitnah baru di dalam Lebanon, guna mempersiapkan serangan dan agresi rezim Zionis ke wilayah Lebanon demi mendaratkan pululan telak kepada Hizbullah.

Khalil menilai penghapusan Hizbullah dari ruang politik Lebanon dan kehadiran lebih besar Arab Saudi di kancah politik Lebanon, sebagai tujuan lain di balik tekanan pengunduran diri Saad Hariri.

Menurutnya, sikap bijak dan tepat waktu Presiden Michel Aoun, Sekjen Hizbullah, Sayid Hassan Nasrullah dan berbagai kelompok Lebanon menyangkut pengunduran diri Saad Hariri, menjadi faktor utama di balik gagalnya makar tersebut dan sekaligus membuktikan solidaritas dan persatuan Lebanon.

Pada bagian lain pernyataannya, pejabat Hizbullah Lebanon ini menilai Israel berada di titik terlemahnya dan karena peningkatan front muqawama, rezim Zionis sekarang telah kehilangan kekuatan mempengaruhi transformasi regional.(MZ)