Ansarullah: Serangan Saudi ke Yaman, Kejahatan Perang
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48533-ansarullah_serangan_saudi_ke_yaman_kejahatan_perang
Salah satu pemimpin Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah menilai serangan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi yang menarget warga sipil di Pronvinsi Saada, utara negara ini sebagai kejahatan perang.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Des 22, 2017 13:03 Asia/Jakarta
  • Serangan udara Arab Saudi ke Yaman.
    Serangan udara Arab Saudi ke Yaman.

Salah satu pemimpin Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah menilai serangan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi yang menarget warga sipil di Pronvinsi Saada, utara negara ini sebagai kejahatan perang.

Ibrahim Matrz, anggota Komite Informasi Gerakan Ansarullah dalam sebuah pernyataan mereaksi serangan jet-jet tempur Arab Saudi ke Provinsi Saada pada Kamis malam, 21 Desember 2017 yang merenggut nyawa 11 warga sipil dan melukai delapan lainnya.

"Serangan yang disengaja dan menarget rumah-rumah warga sipil dan berbagai kawasan penduduk ini merupakan pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia, hukum internasional dan resolusi-resolusi kemanusiaan," ujarnya.

Sementarai tu,  Direktur Departemen Kesehatan dan Pendudukan di Provinsi Saada menyinggung krisis dan persoalan yang dihadapi oleh penduduk di provinsi ini. Abdullah al-Izzi mengatakan, serangan udara koalisi Arab Saudi ke Saada berlanjut dan tidak pernah berhenti sejak dimulainya agresi ke Yaman.

Kim Sharif, Kepala Departemen HAM untuk Yaman juga menyerupakan kejahatan Arab Saudi di Yaman sebagai kejahatan Nazi.

"Menyusul serangan udara koalisi Arab Saudi dan penghancuran infrastruktur Yaman bersamaan dengan blokade negara ini serta pelarangan masuknya obat-obatan dan makaanan serta air bersih kepada rakyat Yaman, masalah wabah kolera dan penyakit-penyaki lainnya di negara ini meningkat," katanya.

Serangan udara Arab Saudi ke Yaman.

Sebelumnya, Pusat Hak Asasi Manusia Yaman mengumumkan bahwa agresi militer Arab Saudi ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa 13.603 warga sipil dan melukai 22.289 lainnya. Laporan tersebut diumumkan menandai hari ke-1000 dari serangan militer Arab Saudi ke Yaman

Menurut Pusat HAM Yaman, dari keseluruhan jumlah korban tewas, 2.887 adalah anak-anak, 2.027 orang adalah wanita dan 8.689 lainnya adalah laki-laki, di mana semuanya adalah warga sipil.

409.356 rumah dan 826 masjid hancur akibat serangan pasukan agresor. Agresi militer Arab Saudi juga menyebabkan 827 sekolah dan pusat pendidikan serta sekitar 50 universitas dan institusi media rusak.

Agresi militer Arab Saudi ke Yaman yang memperoleh dukungan dari Amerika Serikat dimulai sejak 26 Maret 2015 dan telah menghancurkan infrastruktur vital negara ini. Sementara blokade darat, laut dan udara oleh pasukan agresor semakin menambah penderitaan rakyat di negara ini.

Menyebarnya penyakit kolera akibat hancurnya insfrastruktur kesehatan Yaman juga mengancam nyawa rakyat negara ini. Selain itu, rakyat Yaman menghadapi kekurangan bahan makanan dan obat-obatan. (RA)