Media Ungkap Dokumen Rahasia Konspirasi Saudi-UEA terhadap Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48947-media_ungkap_dokumen_rahasia_konspirasi_saudi_uea_terhadap_yaman
Sumber media Yaman mengungkap dokumen rahasia komunikasi Duta Besar Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab (UEA) dengan pejabat intelijen dan militer AS serta Dubes negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB, di mana dokumen itu menunjukkan konspirasi Arab Saudi dan UEA terhadap Yaman.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Des 31, 2017 02:37 Asia/Jakarta
  • Mohammad bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi (kiri).
    Mohammad bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi (kiri).

Sumber media Yaman mengungkap dokumen rahasia komunikasi Duta Besar Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab (UEA) dengan pejabat intelijen dan militer AS serta Dubes negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB, di mana dokumen itu menunjukkan konspirasi Arab Saudi dan UEA terhadap Yaman.

Menurut Alalam mengutip kantor berita Yaman, al-Sahafah, dokumen yang dirilis oleh sumber media Yaman itu distempel sangat mendesak dan rahasia, di mana Khaled bin Salman, Dubes Arab Saudi untuk AS mengirimnya untuk Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi.

Al-Sahafah menyebutkan bahwa dokumen yang dipublikasikannya itu berisi dua poin dasar. Poin pertama tentang penyelenggaraan pertemuan rutin Dubes Arab Saudi dan Dubes UEA di Amerika dengan Dubes negara-negara anggota Tetap Dewan Keamanan PBB dan para komandan keamanan nasional dan intelijen Kementerian Pertahanan AS.

Serangan udara Saudi ke Yaman.

Pertemuan rutin tersebut bertujuan untuk meyakinakan mereka tentang pentingnya penyelenggaraan pertemuan luar biasa di Dewan Keamanan PBB untuk mengesahkan resolusi guna intervensi militer secara langsung di Yaman dan pengambilan langkah "penjagaan" Bab El Mandeb dan berbagai pelabuhan Yaman dengan dalih ancaman Gerakan Rakyat Ansarullah.

Poin keduanya adalah terkait dengan kesepakatan James Matthews, Menteri Pertahanan AS dengan reformasi Mohammed bin Zayed, Putra Mahkota Abu Dhabi dalam rencana yang disebut sebagai "perangkap kalajengking" yang dikomandoi Joseph Votel, Komandan Pasukan AS di pangkalan militer di Pulau Socotra  Yaman. (RA)